GAYATREND – Dunia fashion kembali diramaikan oleh penampilan memukau Lady Vien dalam ajang Ramadan Rhapsody, kolaborasi eksklusif antara Wou Batik by Leny Rafael dan desainer Idris Krisna Bayu.
Dikenal dengan karakter anggun dan berkelas, Lady Vien tampil layaknya sosok putri modern di atas runway. Setiap langkahnya memancarkan kepercayaan diri dan aura elegan yang menjadi ciri khasnya. Tak hanya sekadar tampil, ia berhasil menghidupkan karya yang dikenakannya—membuat busana tersebut terasa lebih dari sekadar fashion, tetapi juga sebuah pernyataan gaya.
Menariknya, outfit yang diperagakan Lady Vien langsung menjadi incaran dan terjual habis (sold out) sesaat setelah tampil. Hal ini semakin menegaskan pengaruhnya sebagai fashion figure dengan daya tarik kuat di industri.
Ramadan Rhapsody sendiri menjadi panggung kolaborasi yang menghadirkan sentuhan tradisional dan modern dalam satu harmoni. Kehadiran penyanyi Nabila Taqiyyah, bersama jajaran model dan muse lainnya, turut menambah semarak suasana.
Bagi Lady Vien, penampilan ini bukan tanpa persiapan. Ia menjalani proses intens selama dua minggu, termasuk sesi pemotretan yang menjadi bagian dari keseluruhan konsep acara. Dedikasi tersebut terlihat jelas dalam setiap detail penampilannya.
Lebih dari sekadar runway, momen ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Lady Vien di dunia fashion. Dengan konsistensi dan karakter yang kuat, ia terus memperluas pengaruhnya—membawa harapan agar karya lokal seperti Wou Batik dapat semakin dikenal hingga ke panggung internasional.
Di tengah berkembangnya industri fashion Indonesia, sosok Lady Vien hadir sebagai representasi perempuan modern yang percaya diri, elegan, dan penuh karakter.



