Megapolitan

Bikers Bandung Punya Tempat Nongkrong Baru, Tracker RE Martadinata Resmi Dibuka!

GAYATREND – Bandung kembali menunjukkan identitasnya sebagai kota dengan kultur otomotif yang hidup dan penuh gaya. Hal itu terlihat dalam grand opening Store Apparel Tracker cabang RE Martadinata pada Minggu, 19 April 2026, yang dikemas bukan sekadar seremoni, tapi juga perayaan lifestyle para bikers.

Ratusan pengendara dari berbagai komunitas tumpah ruah dalam kegiatan Sunmori (Sunday Morning Ride) yang dimulai dari KFC Sukawangi. Riding santai ini bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga ajang silaturahmi dan ekspresi gaya hidup berkendara yang kini semakin lekat dengan fashion dan identitas diri.

Sejumlah influencer otomotif yang tergabung dalam tim The Hunters juga hadir memeriahkan acara, di antaranya Emak Gila, Dendi Malik, Bobby Stundrider, Akang MV, Yodi Fit, hingga Den Dimas.

Selain itu, brand ambassador dan berbagai komunitas motor seperti DNR, CBR Club Bandung, NMAX Bandung, Honda PCX Club Indonesia, hingga GSX Gang turut meramaikan kegiatan tersebut.

Founder Tracker, Irwan Cipto, menegaskan bahwa kehadiran store ini memang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut.

“Kami melihat bahwa apparel riding bukan lagi sekadar perlengkapan keselamatan, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup.
Tracker hadir untuk menggabungkan fungsi dan style,” ujar Irwan Cipto.

Ia juga menekankan pentingnya koneksi emosional antara brand dan komunitas.
“Grand opening ini bukan hanya soal membuka toko, tapi bagaimana kami bisa lebih dekat dengan komunitas bikers Bandung yang sangat solid dan penuh energi,” tambahnya.

Acara ini semakin hidup dengan kehadiran influencer otomotif dari tim The Hunters serta para brand ambassador yang ikut riding bersama. Bagi mereka, momen seperti ini adalah ruang untuk bertemu, berbagi, dan menunjukkan karakter masing-masing.
Salah satu brand ambassador, Akang MV, melihat Bandung sebagai pusat kultur bikers yang unik.

“Bandung itu lengkap. Mau motor skuter, klasik, sport, sampai custom—semuanya ada. Dan semuanya punya gaya masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran store seperti Tracker memperkuat ekosistem tersebut.
“Tempat seperti ini bukan cuma buat belanja. Ini bisa jadi titik kumpul, tempat ngobrol, bahkan jadi starting point untuk riding bareng,” katanya.

Lokasi store di RE Martadinata dinilai sangat mendukung gaya hidup tersebut. Selain akses yang mudah, area parkir luas dan keberadaan kafe serta restoran menjadikannya ruang sosial baru bagi para bikers.

“Nongkrong setelah riding itu bagian dari lifestyle. Jadi ketika ada tempat yang nyaman dan memang ‘ngerti’ kebutuhan anak motor, itu pasti diapresiasi,” lanjut Akang MV.
Tidak hanya menghadirkan pengalaman, Tracker juga memberikan berbagai promo menarik, termasuk diskon khusus saat pembukaan dan program giveaway berhadiah satu unit Yamaha XMAX.

Namun, menurut Irwan, program tersebut lebih dari sekadar strategi penjualan.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan. Belanja jadi lebih seru karena ada peluang dapat hadiah, tapi yang utama adalah bagaimana pelanggan merasa menjadi bagian dari keluarga Tracker,” jelasnya.

Atmosfer kebersamaan juga terasa saat para bikers menikmati hidangan gratis dari UMKM lokal yang disediakan di lokasi. Interaksi santai, obrolan antar komunitas, hingga sesi foto bersama menjadi bagian dari pengalaman yang memperkuat rasa kebersamaan.

“Yang dicari itu bukan cuma produk, tapi juga experience. Dan hari ini kami ingin menghadirkan itu,” tutup Irwan.

Dengan konsep yang memadukan riding, komunitas, dan gaya hidup, kehadiran Store Apparel Tracker RE Martadinata menjadi bukti bahwa dunia otomotif—khususnya bikers—telah berkembang menjadi bagian dari lifestyle urban yang dinamis di Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *