Food And Beverage Health

Bahaya Konsumsi Roti Berjamur

GAYATREND.com – Roti menjadi salah satu pilihan menu sarapan praktis bagi sebagian orang. Tetapi menyimpan roti terlalu lama tentunya bisa menimbulkan jamur yang tumbuh pada roti.

Jamur di roti muncul saat roti disimpan dalam lingkungan yang lembap, gelap, dan hangat dalam waktu yang lama. Tidak semua roti yang disimpan di suhu pas bisa berjamur. Tapi, penyimpanan roti di tempat yang tepat dapat menghambat roti cepat berjamur.

Jamur tumbuh dari spora kecil yang mengapung di udara. Ketika beberapa spora ini jatuh ke sepotong makanan lembap, mereka tumbuh menjadi jamur. Jamur makanan memberi makan dirinya sendiri dengan memproduksi bahan kimia yang membuat makanan rusak dan mulai membusuk. Saat roti membusuk, jamur tumbuh.

Jamur yang tumbuh pada roti termasuk Aspergillus, Penicillium, Fusarium, Mucor, dan Rhizopus. Terlebih lagi, ada banyak spesies yang berbeda dari masing-masing jenis jamur ini.

Dilansir dari npr.org, bagi pakar keamanan pangan, roti berjamur ternyata tidak baik untuk dikonsumsi. Roti yang berbintik-bintik jamur bukanlah sumber serat ekstra yang ramah. Jika orang mengkonsumsi roti berjamur dikhawatirkan akan mengalami reaksi alergi dan masalah pernapasan.

Jadi yang terbaik adalah menganggap itu berbahaya dan tidak memakannya. Selain itu, hindari tetap mengolah makanan roti berjamur dan menghirupnya. Apalagi jika Anda memiliki alergi terhadap jamur, menghirupnya dapat menyebabkan masalah pernapasan, termasuk asma.

Jamur ini bisa menyebabkan alergi terhadap jamur roti inhalasi dan membuat reaksi berbahaya termasuk anafilaksis yang mengancam jiwa.

Terakhir, orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti diabetes, rentan terhadap infeksi dari menghirup rhizopus pada roti. Meski kasusnya jarang, infeksi ini berpotensi mengancam jiwa.

Jika melihat jamur di roti lebih baik jangan dimakan dan langsung dibuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *