Food And Beverage

Cara Membuat Ketupat Awet untuk Lebaran

GAYATREND.com – Lebaran sudah di depan mata. Semua orang tentu mempersiapkan segala urusannya demi menyambut hari kemenangan umat Islam.

Satu di antara cara menyambut hari kemenangan dengan menyiapkan makanan untuk santapan usai salat Id. Bicara soal makanan, ketupat menjadi sajian khas yang tidak boleh dilewatkan saat hari raya tiba.

Makanan dengan bahan beras yang dibungkus dengan janur atau daun kelapa yang masih muda ini, pasti menjadi hidangan favorit.

Nah soal ketupat ini dibutuhkan cara memasak yang tepat agar tidak cepat basi. Pastinya ketupat bisa tahan lama jika tahu cara menyimpannya.

Tidak butuh bahan-bahan kimia pengawet jika ingin ketupat tahan lama atau tidak mudah basi. Berikut tips untuk membuat ketupat agar bisa lebih awet sampai waktu Lebaran tiba.

o Pilih Anyaman yang Tepat

Ketika ingin membuat ketupat menggunakan anyaman, sebaiknya pilihlah yang warnanya masih hijau segar. Daun yang masih segar ini berasal dari pohon kelapa muda, sehingga ketahanannya lebih baik, dibandingkan dengan daun tua. Selain itu ketupat tidak akan mudah bocor saat dimasak atau patah saat dianyam.

o Pemilihan Beras

Memilih beras menjadi hal yang tak boleh luput dari perhatian. Agar ketupat yang dihasilkan enak dan pulen, pilihlah beras yang memang berkualitas agar hasilnya baik. Akan tetapi hindari menggunakan beras impor karena teksturnya terlalu pulen, sehingga hasilnya bisa terlalu lembek dan tidak enak dimakan.

o Jangan Lupa Bumbu dan Pelengkap

Agar lebih gurih, jangan lupa tambahkan bumbu pelengkap pada campuran nasi didalam anyaman. Cara membuat ketupat ini penting karena tanda bumbu, nasi kepalmu tidak akan terasa enak. Anda juga bisa menambahkan garam, daun pandan, bumbu penyedap, irisan bawang putih, atau merica. Ingat, jangan terlalu banyak memasukan bumbu ke dalam nasi, karena rasanya bisa asin, bukan gurih seperti yang diinginkan.

o Hitung Takaran Beras dengan Tepat

Perhatikan jumlah beras yang akan dimasukan ke dalam anyaman ketupat. Agar tekstur ketupat pulen dan tidak terlalu padat, sebaiknya isi 2/3 bagian saja, karena kalau diisi terlalu penuh, beras akan mengembang dan keluar atau bocor dari anyaman. Sesuaikan dengan ukuran ketupat, pastikan takaran 2/3 sudah padat dengan cara mengetuk kupat yang sudah diisi ke permukaan keras.

o Perhatikan Ukuran Panci

Cara berikutnya adalah memperhatikan ukuran panci. Anda disarankan untuk merebus ketupat di panci stainless steel dengan ukuran yang lumayan besar. Alasannya untuk merendam ketupat secara keseluruhan, sehingga matang secara merata. Ketupat yang tidak direndam secara rata, bisa menghasilkan nasi yang keras, malah kadang masih berbentuk beras.

o Perhatikan Jumlah Air

Saat merebus ketupat, pastikan airnya cukup. Artinya jangan sampai air surut karena terlalu lama mendidih. Periksa setiap 15 menit sekali, apabila airnya sudah surut, tambahkan lagi air hangat sampai ketupat terendam. Selama proses ini bisa juga ditambahkan sedikit taburan garam atau daun pandan, agar aroma ketupat tercium lebih harum dan rasanya lebih gurih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *