GAYATREND – Ada yang berbeda dari halaman SMPN 85 Jakarta pada Minggu pagi (19/04/2026). Bukan sekadar temu kangen biasa, hampir 400 orang dari lintas generasi berkumpul dalam satu energi yang sama: kebersamaan. Dari alumni angkatan 80-an hingga lulusan 2023, semua melebur dalam Halal Bihalal Akbar Ikadelima 1447 H yang terasa lebih seperti festival keluarga besar daripada acara formal.
Sejak pukul 09.00 WIB, suasana sudah hidup. Musik menyambut langkah para alumni yang datang dengan senyum, pelukan, dan cerita lama yang seolah belum usang. Momen ini jadi semacam “time machine”—membawa semua kembali ke masa sekolah, tapi dengan versi yang lebih matang dan penuh makna.
Dua MC alumni, Didin Yuniardi dan Nyimas, jadi kombinasi pas yang menghidupkan suasana. Satu membawa tawa, satu menjaga ritme tetap khidmat. Hasilnya? Acara yang cair, hangat, tapi tetap berkelas.
Sesi sambutan pun jauh dari kata membosankan. Ada pesan-pesan tentang arti pulang ke almamater, pentingnya menjaga koneksi, hingga rasa terima kasih untuk para guru yang dulu mungkin galak tapi justru paling berkesan. Dari Ketua Ikadelima hingga Kepala Sekolah, semuanya punya benang merah yang sama, sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tapi rumah yang selalu bisa disinggahi.

Yang bikin acara ini makin spesial, tentu saja deretan hiburannya. Dari alunan piano jazz Rio Moreno yang classy, hingga penampilan energik Julian bersama Fornity Band yang sukses bikin penonton berdiri dan ikut bergoyang. Belum lagi Boeng Koes Band dan aksi panggung dari alumni lintas angkatan—semuanya seperti membuktikan satu hal, jiwa muda itu nggak kenal umur.
Di tengah euforia, momen paling hangat justru datang saat sesi halal bihalal. Saling bersalaman, bermaafan, dan bertukar senyum sederhana, tapi penuh arti. Ini inti dari semuanya.
Lalu ada satu lagi yang tak kalah seru: doorprize! Dari peralatan rumah tangga sampai hadiah utama seperti kulkas dan smart TV, suasana langsung berubah jadi penuh harap dan tawa. Siapa sih yang nggak deg-degan menunggu namanya dipanggil?
Buat yang ingin santai, area bazar UMKM jadi spot favorit. Ada 17 booth dengan beragam makanan dan produk menarik tempat yang pas buat ngobrol sambil ngemil atau sekadar menikmati suasana.
Menjelang akhir acara, semuanya ditutup dengan makan bersama. Tanpa sekat, tanpa formalitas. Guru, alumni, panitia, dan tamu duduk berdampingan, berbagi cerita, dan mungkin merencanakan pertemuan berikutnya.
Lebih dari sekadar reuni, acara ini adalah pengingat bahwa koneksi yang dibangun di masa sekolah bisa bertahan seumur hidup. Dan di SMPN 85 Jakarta, cerita itu masih terus ditulis bersama, lintas generasi.




