GAYATREND – Ada-ada saja tingkah trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir. Setelah sempat mengalami drama poster yang harus direvisi dua kali gara-gara foto blur, GJLS: Berapi-Api akhirnya resmi memperkenalkan Official Poster, Official Trailer, dan original soundtrack kepada publik.
Namun, bukan GJLS namanya kalau acara peluncuran berjalan biasa-biasa saja.
Dalam konferensi pers yang digelar di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), seremoni pembukaan poster justru berubah menjadi aksi “penyelamatan” sungguhan.
Rencananya, Rigen, Rispo, dan Hifdzi akan tampil heroik dengan menarik tirai hitam berukuran besar yang menutupi poster dan trailer film.
Sayangnya, aksi tersebut tidak berjalan sesuai rencana.
Ketiganya justru tersangkut tali dan gagal membuka tirai secara bersamaan. Bukannya menjadi momen heroik, kejadian tersebut malah mengundang gelak tawa para tamu undangan.
Rigen pun akhirnya mengambil tindakan. Ia menelepon pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, suasana berubah ketika sirene terdengar dan regu Algojo Api memasuki area panggung.
Dengan langkah tegap, para petugas mengambil alih “misi” yang gagal dilakukan trio GJLS. Tirai hitam pun berhasil dibuka dengan sempurna.
Kalau di film mereka berperan sebagai calon petugas pemadam kebakaran, kali ini trio GJLS benar-benar membutuhkan bantuan Damkar untuk menyelesaikan acara peluncuran film mereka.
Kelucuan tersebut ternyata tidak jauh berbeda dengan apa yang ditawarkan dalam film.
Official Trailer GJLS: Berapi-Api memperlihatkan kisah tiga sahabat masa kecil yang punya mimpi menjadi petugas pemadam kebakaran.
Setelah melewati pelatihan bersama regu Algojo Api, Rigen, Rispo, dan Hifdzi justru dihadapkan dengan berbagai tugas penyelamatan yang tidak terduga.
Bukan hanya memadamkan api, mereka harus menghadapi berbagai situasi absurd. Salah satunya adalah operasi mengambil rapor anak SD hingga menyelamatkan Yono Bakrie yang kepalanya tersangkut di jeruji pagar.
Kekacauan demi kekacauan inilah yang menjadi bumbu utama perjalanan mereka sebagai petugas damkar.
“Tujuan kami di film ini enggak cuma ingin menunjukkan film GJLS yang lucu dan seru, tapi juga ingin membawakan aksi heroik pemadam kebakaran yang selalu siap membantu kita, dan cerita yang dekat dengan kita semua,” ujar Rigen Rakelna.
Di tengah suasana yang penuh tawa, momen konferensi pers mendadak berubah haru ketika Ananta Rispo berbicara mengenai persahabatannya bersama Rigen dan Hifdzi. Rispo mendadak bikin suasana menjadi haru.
Rispo bahkan meneteskan air mata di atas panggung.
“Saya sangat bangga bisa ada di sini bersama kedua sahabat saya,” ucap Rispo.
Rigen dan Hifdzi pun langsung memeluk sahabatnya tersebut.
Setelah suasana kembali cair, Hifdzi menjelaskan bahwa GJLS: Berapi-Api tetap membawa komedi yang menjadi ciri khas mereka, tetapi dengan cerita yang dibuat lebih hangat dan memiliki cakupan penonton yang lebih luas.
“Intinya, di film ini kami mau membawakan sisi yang dicintai publik penggemar komedi di film pertama, tapi ke level yang lebih dalam segala hal,” kata Hifdzi.
“Ini adalah GJLS yang lebih lucu, lebih hangat, juga lebih bisa dinikmati berbagai kalangan dan usia,” lanjutnya.
Sutradara Monty Tiwa juga memastikan film ini bukan sekadar kelanjutan dari film sebelumnya.
“GJLS: Berapi-Api adalah film baru dengan cerita baru yang berbeda dengan GJLS: Ibuku Ibu-ibu. Ceritanya di-design untuk bisa ditonton bersama keluarga,” ujar Monty.
Barasuara Ikut Bikin Film Makin Berapi-Api
Bukan cuma komedi dan aksi yang menjadi daya tarik film ini. GJLS: Berapi-Api juga menghadirkan original soundtrack dari Barasuara berjudul “Api dan Mimpi”.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam peluncuran film. Apalagi sebelumnya sempat ada cerita kocak mengenai perseteruan perebutan lagu antara Hifdzi dan Iga Massardi.
Kini, persoalan tersebut seolah resmi “padam” lewat kolaborasi musikal Barasuara untuk film terbaru GJLS.
Film garapan Monty Tiwa ini turut dibintangi Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.
Siap Bikin Bioskop “Berapi-Api” Mulai November
Setelah drama poster blur, seremoni yang nyaris gagal, hingga bantuan Damkar sungguhan, perjalanan promosi GJLS: Berapi-Api akhirnya resmi dimulai.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Jadi, siap-siap menyaksikan aksi trio GJLS menjadi petugas damkar. Kalau peluncuran filmnya saja sudah bikin heboh, bagaimana dengan kekacauan mereka ketika menjalankan tugas di layar lebar?
Saksikan Official Trailer GJLS: Berapi-Api di kanal YouTube Amadeus Sinemagna dan ikuti informasi terbarunya melalui @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.




