GAYATREND — Dimas Anggara mencoba tantangan baru di dunia perfilman dengan menyutradarai film horor pertamanya, Aplikasi Iblis.
Dipersembahkan oleh NIH Pictures, film bergenre urban supernatural horror ini mengangkat kisah cinta, kehilangan, teknologi, hingga teror supernatural.
Menjelang penayangannya di bioskop pada 15 Oktober 2026, NIH Pictures merilis trailer dan poster resmi Aplikasi Iblis.
Poster tersebut menampilkan Junior Roberts dan Dosma Hazenbosch sebagai Arya dan Laras, sepasang kekasih yang telah terpisah oleh kematian, namun masih digambarkan memiliki keterikatan.
Trailer Aplikasi Iblis memperlihatkan kisah Arya (Junior Roberts) yang belum mampu menerima kepergian kekasihnya, Laras (Dosma Hazenbosch).
Laras meninggal secara tragis setelah menjadi korban perampokan ketika pulang bekerja pada malam hari.
Diliputi rasa kehilangan, Arya kemudian menemukan sebuah aplikasi misterius yang disebut mampu menghubungkan manusia dengan arwah orang yang telah meninggal.
Kesempatan untuk kembali berkomunikasi dengan Laras awalnya menjadi harapan bagi Arya.
Namun, hubungan tersebut justru menyeretnya ke dalam berbagai kejadian misterius dan mengerikan.
Arya bahkan mulai didorong untuk melakukan balas dendam atas kematian Laras.
Persoalannya, benarkah sosok yang kembali berkomunikasi dengannya adalah arwah Laras?
Film ini diproduseri R Dimas Aryanto dan disutradarai Dimas Anggara.
Aplikasi Iblis menawarkan perpaduan horor, misteri, aksi, dan drama romantis dengan latar kehidupan perkotaan.
“Rasa cinta dan kehilangan membuat seseorang mudah dimanipulasi. Di sini, ada Arya yang sangat bucin dengan Laras, tapi cinta mereka berakhir tragis.
Saya mencoba mengeksplorasi genre horor dengan teror, misteri, action, dengan balutan cerita drama yang hadir lewat kisah romance Arya dan Laras,” ujar Dimas Anggara.
Junior Roberts mengungkapkan bahwa perannya sebagai Arya menjadi tantangan tersendiri.
Ia tidak hanya dituntut memainkan emosi karakter yang kehilangan kekasih, tetapi juga menjalani berbagai adegan fisik dan penuh teror.
“Di film Aplikasi Iblis ini sangat menantang bagiku, karena karakter Arya yang aku perankan harus merasakan kesedihan ditinggal meninggal kekasihnya, namun juga harus siap fisik untuk action-nya, dan banyak adegan yang meneror,” ujar Junior Roberts.
Sementara itu, Dosma Hazenbosch melihat kisah Laras memiliki sisi lain yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya mengenai keamanan perempuan yang bekerja hingga malam.
“Ada banyak perempuan pekerja yang pulang malam. Dan ternyata lingkungannya masih belum aman, sampai Laras kehilangan nyawa.
Ini sangat miris dan kuharap juga bisa dilihat bahwa Aplikasi Iblis bukan cuma horor yang meneror tapi juga bisa menjadi awareness untuk kita semua,” ujar Dosma.
Selain Junior Roberts dan Dosma Hazenbosch, Aplikasi Iblis turut dibintangi Aldo Irawan Putra, Aulia Deas, Ruth Marini, serta penampilan spesial Della Dartyan.
Mengambil latar kehidupan urban, teror dalam film ini hadir dari berbagai tempat yang dekat dengan keseharian, mulai dari jalanan pada malam hari, parkiran yang gelap dan sunyi, gedung kosong, hingga layar ponsel.
Melalui Aplikasi Iblis, Dimas Anggara mencoba menghadirkan horor yang tidak hanya mengandalkan sosok supernatural, tetapi juga memanfaatkan teknologi dan persoalan emosional manusia sebagai pintu masuk menuju teror.
Film Aplikasi Iblis tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026




