Health

Pertamina IHC Perluas Layanan, Klinik Baru Resmi Beroperasi

GAYATREND — PT Pertamina Bina Medika IHC (Pertamedika IHC) resmi menghadirkan fasilitas kesehatan baru melalui peresmian Klinik Utama Pertamina IHC MASK di kawasan Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (23/4). Kehadiran klinik ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan yang mudah diakses, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat perkotaan.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, yang turut hadir dalam peresmian tersebut menegaskan bahwa sektor kesehatan masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah, selain pendidikan dan infrastruktur.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menambah layanan kesehatan bagi warga Jakarta. Klinik ini diharapkan dapat melengkapi fasilitas yang sudah ada,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan bahwa Jakarta Pusat saat ini telah memiliki beragam fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit umum daerah (RSUD), hingga rumah sakit swasta. Dengan hadirnya Klinik Pertamina IHC, pemerataan akses layanan kesehatan diharapkan semakin optimal.

Arifin juga menyoroti meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular di wilayah perkotaan seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas. Menurutnya, pola hidup kurang aktif menjadi salah satu pemicu utama.

“Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat harus terus ditingkatkan,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta terus mengintensifkan penanggulangan penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan demam berdarah melalui program berbasis masyarakat. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah layanan “Pasukan Putih”, yakni tim medis yang memberikan pelayanan langsung ke rumah warga, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Direktur Klinik Pertamina IHC, Devi Desianti Pritasari, menyampaikan bahwa Klinik Utama Pertamina IHC MASK dirancang dengan standar pelayanan modern yang tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Kami mengusung filosofi ‘Melayani Sepenuh Hati’, memastikan pasien tidak hanya mendapatkan layanan medis profesional, tetapi juga kenyamanan dan empati,” ujarnya.

Klinik ini didukung tenaga medis profesional serta teknologi kesehatan mutakhir dengan berbagai layanan unggulan, antara lain layanan dokter umum, dokter gigi, hingga spesialis neurologi. Selain itu tersedia fasilitas diagnostik lengkap seperti laboratorium, radiologi, farmasi, serta layanan medical check up (MCU).

Tidak hanya itu, klinik ini juga menyediakan layanan rehabilitasi dan terapi seperti fisioterapi, terapi okupasi, akupuntur, hingga penanganan cedera olahraga. Inovasi berbasis teknologi juga dihadirkan melalui layanan otaQku, yaitu tes minat dan bakat berbasis kecerdasan buatan (AI), serta program vaksinasi terpadu.

Untuk meningkatkan aksesibilitas, tersedia pula layanan home care yang memungkinkan tenaga medis memberikan pelayanan langsung ke rumah pasien.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pertamina IHC dengan Koperasi Jasa Bahtera Sunda Kelapa yang dimulai sejak Maret 2025. Setelah melalui proses renovasi dan perizinan hingga April 2026, klinik ini kini siap melayani masyarakat umum.

Peresmian Klinik MASK sekaligus menandai ekspansi jaringan Pertamina IHC yang hingga April 2026 telah mengoperasikan 49 klinik, 56 titik Daily Check Up (DCU), 9 unit wellness, serta berbagai layanan kesehatan lingkungan di seluruh Indonesia.

Melalui langkah ini, Pertamina IHC menegaskan komitmennya sebagai penyedia layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan yang terintegrasi, inovatif, dan berstandar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *